![]() |
| Boniface di depan Grafiti yang dibuat bersama tim-nya. |
Hal pertama yang dilakukan oleh Boniface adalah membuat grafiti
di kota Central Nairobi, bersama dengan beberapa temannya. Mereka mulai
menggambar grafiti pada pukul 10 malam. Dalam grafiti tersebut menggambarkan
tentang burung pemakan bangkai yang sedang duduk di bangku besar. Burung
tersebut menggambarkan tentang anggota parlemen yang melakukan korupsi.
Keesokan paginya, banyak sekali penduduk Kenya yang melihat hasil karya
Boniface dan tim-nya. Akibat dari grafiti buatannya itulah hal tersebut menjadi
berita nasional dan beberapa politisi ingin memanfaatkan Boniface dan tim
dengan berbagai macam hadiah yang akan diberikan. Namun, Boniface dan tim
menolaknya. Aksi selanjutnya yang digunakan oleh Boniface dan tim terletak di
Naivasha, kota yang letaknya 85 km dari Nairobi. Aksi yang dilakukan Boniface
beserta timnya adalah dengan menggunakan foto-foto kerusuhan yang terjadi pada
2007. Setelah memasang foto-foto tersebut, muncul pihak yang tidak senang
dengan aksi Boniface ini, dengan alasan foto-foto tersebut dapat menghantui
masyarakat daerah Naivasha.
Kemudian Boniface membuat pergerakan kembali. Ia membuat
49 peti mati yang mewakili setiap tahun impunitas politisi yang telah dinikmati
sejak kemerdekaan. Dengan aksi ini, puluhan warga dengan semangat menggebu
membawa 49 peti mati tersebut ke gedung parlemen. Boniface tidak ingin Kenya
hancur, ia hanya ingin perubahan yang baik untuk Kenya oleh karena itulah ia
menciptakan berbagai macam aksi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar